Kamis, 21 Juli 2016

Tidur di Bandara Changi & KLIA 2

Nginap di bandara itu sudah dijadwalkan, karena penerbangan tiba tengah malam dan harus terbang lagi pagi hari. tetapi nginap di changi dan di KLIA 2 sungguh jauh berbeda di Cangi, semua terminal ( apalagi terminal 1) memiliki tempat leyeh leyeh untuk penumpang yang transit, sangat banyak dan nyaman, ada tempat nonton, ada sofa sofa empuk, ada sofa selonjor, ada karpet2 empuk yang bisa di buat rebahan.. pokoknya nyaman deh. tetapi payahnya mushola nya yang juga super nyaman ngga boleh di buat numpang tidur. kata penjaganya wanti wanti... ada CCTV nya lho, dan petugas akan langsung datang kalo ada yang terlihat leyeh leyeh di mushola. Oh.. kejam nyaaa, tetapi karena mereka menyediakan tempat untuk transit yang sangat nyaman, yea.... ngga apalah , kalo musholanya di abaikan untuk tempat tidur. lain Changi,lain lagi KLIA 2, Tidur di KLIA 2 itu paling enak ya di mushola, ngga bakal di usir usir, tetapi dingin banget, lantainya dari papan yang ngga ada karpet tebel nya kaya di Changi, tapi kita boleh pake sajadah yg ada sebagai alas tidur. tidurnay kaya ikan pindang di jemur.. jejer jejer dengan pengguna lain. semakin malam, semakin banyak yang memenuhi mushola untuk tidur. di KLIA 2 ngga ada tempat transit kaya di Changi yang bisa dibuat leyeh leyeh. namanya juga bandara beda level. So... kalo ke Changi, nikmatilah tidur nyaman di public area.. dan kalo di KLIA bergegas ke mushola untuk booking tempat yang PW. hehehhe Happy traveling

Trip Kuala Lumpur & Singapore with factor U ;-)

Ini kali kesekian untuk ku mendarat di Kuala Lumpur, dan kali kedua ke Singapore. Sebenarnya sudah menetapkan hati untuk tidak bepergian lagi ke negara ini ( kecuali untuk keperluan transit, just on airport), tetapi takdir berkata lain.
Ketika Ibunda dan para tante, sepupu ingin jalan jalan murah tanpa travel agent, jadilah diriku tour leader dadakan.
Factor U
mengajak jalan para wanita di atas 55 tahun, sungguh beda dengan pelesiran  bersama teman sebaya, apalagi ngebolang sendiri. Seluruh jadwal yg sudah di atur, aku simpan baik baik di dalam tas, dan segalanya menyesuaikan dengan kondisi kelelahan  Ibunda dan para tante.
Tetapi karena sudah beberapa kali ke negeri ini, maka buat ku pribadi, tidak apalah menghilangkan beberapa destinasi, toh sdh pernah juga ... hehehe...Pokoknya jadwal jalan diatur seenak enak nya mereka deh. Itu pun masih keteteran. Niatnya mo shopping, saat di ajak ke ION Orchad malah langsung cape, karena ngeliat mall segede 1 kecamatan itu. Alhasil  duduk duduk manis aja, makan siang dan foto foto.
Keinginan pribadi mencari tas tas yang lagi sale .. buyar deh... boro boro membelikan jam tangan titipan seorang sahabat .
sorryy......

Namanya juga jalan jalan... ya kudu jalan kan.... masa cuman tidur di hotel ?
Ketertiban lalu lintas di kota kota tersebut, memang mengharuskan kita banyak jalan kaki, karena ngga bisa seenaknya stop di tempat yang ingin kita tuju, ngga seperti angkot/taxi di Balikpapan yang bisa stop di setiap tempat kapan saja.
3 hari di KL dan 3 hari di S'pore memang sanggup membuat kaki gempor.... lhaaaa. inilah namanya jalan jalan ;-)

Rabu, 08 Juni 2016

When Air Asia Suspend the rute

Sungguh berita  duka buat traveler seperti diriku yang selalu mendambakan terbang dengan biaya murah. Minggu lalu tanpa angin tanpa hujan Air Asia mendadak menutup jalur Balikpapan  - Kuala Lumpur yang selama ini menjadi andalan setiap trip ke luar negerri. ini Badai besar.... Hiks hiks...

Padahal saat ini sdh punya 2 trip  by Air Asia , satu di bulan Agustus dan satu lalu di bulan Oktober... Bagaimana nasibnya ticked ticked itu..... ???? Allah .... yang maha berkehendak, tolong lah hamba mu ini.
Air Asia menawarkan 3 options :
1. reschedule penerbangan sebelum tanggal suspend ( before 20 juli 2016) tanpa biaya tambahan
2. Uang kita di jadikan kredit untuk pembelian ticked selanjutnya
3. Full Refund.

Perasaan campur aduk, antara kesel, sebel, dan mengutuki kebijakan maskapai ini dalam hati. Bagaimana mungkin melakukan reschedule ketika jadwal telah tertata dengan rapi, ketika ticked ticked lanjutan telah terbeli, ketika hotel hotel telah di booking. Bukan hal yang mudah memajukan jadwal di tengah kesibukan, ditambah lagi yang berangkat bukan cuman daku sorangan, tetapi ini rombongan.... Pengen rasanya mendatangi kantor Air Asia dan menuntut sepenuhnya atas kebijakan yang sangat amat merugikan ini.

tetapi apa mau di kata , kebijakan sudah di keluarkan, ini mungkin buntut dari kejadian air asia mendarat di terminal yang tidak sesuai , sebulan yang lalu.sehingga terkena finalty. Yang jelas buat daku ini masalah besar.
bagaimana mengatasi 4 ticked yang terancam musnah ini ?

Pertama : untuk rute Agustus 2016, setelah  menghubungi para tante, memutuskan untuk di majukan trip nya , disepakati after lebaran, 10 Juli 2016. Secepatnya coba telp Call centre Air Asia untuk bisa merubah jadwal ini tanpa biaya tambahan...
Hasilnya, Alhamdulillah ... ( Allah berkenan) ticked bisa di ubah tanpa biaya tambahan ( padahal awalnya memang pernah menjadwalkan trip di tanggal ini, tetapi waktu melihat harga ticked yang ajib, daku harus merubah tanggal mencari yang lebih bersahabat dengan kantong). Rupanya di Arsy sana Allah berkenan mengabulkan keinginan awal tadi. Subhanallah...
masalah pertama terselesaikan, masalah kedua muncul ... daku sudah beli ticked Kuala Lumpur - Singapore PP By Air Asia, minta coba di ubah juga sesuai dengan perubahan ketibaan kami di Kul... Ini yang ngga bisa di penuhi karena bukan connecting flight kata mereka. Lhoh, gimana ini...Akhirnya daku coba refund kedua ticked tsb, sampai saat menulis ini, nasib refund belom terjawab.

Masalah Ketiga adalah ticked PP  Balikpapan - Kuala Lumpur di bulan Oktober, untuk trip ke Turkey ( ya Allah yang Maha berkehendak ... Ijinkan kaki kami mentadaburi bumi ciptaanMU yang Luas ini...)
karena sudah ada ticked pp Kuala Lumpur- Istanbul by Etihad, maka ngga mungkin memajukan jadwal, Lagian kapan dimajukannya? Suspend nya berlaku per tanggal 20 Juli 2016. mana sempat .  Ticked Etihad juga dapet promo , sulit untuk di reschedule. So.. untuk masalah ini, daku coba refund full, dan Alhamdulillah pihak AA menjawab by email, permohonan refund bisa disetujui.

Masalah lanjutan yang muncul adalah, daku harus beli ticked Balikpapan Jakarta, trus Jakarta - Kuala Lumpur. karena ticked Etihad yang sdh di tangan adalah dari Kuala Lumpur.... nangis lagi deh.... ini tambahan biaya 2x lipat.... arghhhh.. Oktober masih lama, semoga Allah memberi lagi kesempatan mendapat ticked murah.

Untuk trip Agustus yang di majukan ke Juli masalah ticked belum sepenuhnya clear, karena refund Kuala Lumpur Singapore PP belum mendapat jawaban, maka daku masih harus mencari ticked murah pengganti untuk rute itu, kalo sendiri mungkin ngga masalah, lah ini bertujuh... hiks hiks... ya Allah mudahkan lah...

Selanjutnya mereschedule hotel hotel yang sudah di booking. Hotel di Kuala Lumpur  booking by traveloka, saat lihat harga murah, sdh masuk di kartu kredit, ngga bisa di ubah tanggal, tapi bisa di cancel tanpa biaya. ribet lah... dana akan kembali ke kartu kredit dalam waktu 30 hari kerja... wuih... lama !!!
Hotel di Singapore booking via Booking.com bisa di ubah tanggal ci and co. tanpa biaya tambahan, dan karena belum di bayar jadi lebih mudah ngaturnya.
Insight dari semua keribetan ini, tetap lah optimis dengan trip mu.. karena di sinilah kesungguhan dan tekad mu untuk traveling di uji !!!! hehehehe....


Selasa, 03 Mei 2016

EO traveling for Our Family

Setelah  tahun lalu sukses mengadakan  Family tour ke Bromo, malang dan madura, maka tahun ini para tante nampaknya kecanduan untuk traveling murah ala daku, dengan tujuan Malaysia dan Singapore. Wuih... rada ambisius juga nih para oma ;-)
Dan buat aku ini rencana yang sangat menarik, biasanya traveling ala backpacker hanya untuk diriku dan suami, maka sekarang harus memikirkan untuk para tante dan ibunda, tantangan terbesarnya adalah gimana trip tetap murah, tetapi nyaman buat dinikmati oleh para tante dan ibunda yang sudah "berumur"
 Rencana 12 Agustus sd 17 Agustus 2016 , menyusuri 2 kota ( Kuala Lumpur dan Malaysia)
sudah siap nih itinerary nya...
Ticked Pp juga dah di tangan,
Hotel sudah booking
Tinggal menyesuaikan di sana sini....
Semoga Allah berkenan, meridhoi dan melancarkan rencana ini

Selasa, 22 Maret 2016

Lombok nan Eksotik (2)

Hari ketiga ,
masih di Gili Trawangan, sempet nyasar di tengah pulau, karena ceritanya mau by pass menikmati sunset di balik pulau... ngga taunya... balik pulau itu jauhhhhhh banget. dan akhirnya memutuskan kembali setelah mendengar suara gemuruh pertanda mo hujan.
hari keempat,
kembali ke Mataram dan langsung check in di Idoop hotel, lumayan bagus dengan tarif 350 ribuan, dapat breakfast, tempatnya di tengah kota, deket mall mataram.


karena sudah janjian dengan seorang sahabat yang move ke Mataram, ngga lama kemudian di jemput... trus makan siang di ayam taliwang... lanjut ke pink beach.



ketika kirim ke temen foto pantai tersebut, dia bilang kok beda sama yg di promosi ya...?
seperti ini....
yahhhh ini sih hasil fotoshop. :-p

tapi memang kalo kita datang di pagi hari, sinar matahari membuat pasir pantainya terlihat lebih pinki, ketimbang datang di sore hari...

hari kelima~ keliling lombok berburu pantai...
tapi dimulai ke tempat pembuatan tenun lombok dulu...,

trus lanjut ke desa SADE, desa asli masyarakat sasak yang merupakan penduduk asli Pulau Lombok



dari SADE yang sudah berada di Lombok tengah, kita ke pantai KUTA LOMBOK dan pantai Tanjung An...
so beautifulll Masya ALLAH







Ngga perlu ke luar Indonesia... , cukup ke Lombok... dan segala jenis pantai nan eksotik bisa kita temukan...
Ini masih minus, karena belom ke water fall...
Insya Allah jika ada rejeki, kesempatan dan Allah memberi kesehatan, akan berburu water fall di Lombok...


Lombok nan eksotik (1)

Pertengahan tahun lalu, dalam sebuah obrolan ngalor ngidul dengan seorang teman, tercetus ide jalan-jalan ke Lombok dengan memanfaatkan hari kejepit di tahun 2016.
Akhirnya.... after Sun  Eclipse  di tanggal 9 Maret 2016, beberapa menit kemudian terbanglah kami menuju Lombok....
Allah memang Maha Luar Biasa mewujudkan mimpi mimpimu...
---------------------------------------------------------
Berdua suami , kami memilih rute pergi transit Surabaya ( Bpp - Sby - Mataram) dan Pulangnya Transit Makasar ( Mataram - Makasar - Bpp).
Selama 6 hari , kami " explore" Lombok.. wuih.... explore... padahal cuman menikmati doang ;-)) hehehhe...
hari Pertama : Tiba di BIL (Bandara Internasional Lombok ) yang terletak di Praya ~ Lombok Tengah, langsung cus ke senggigi by Damri, tarif per orang Rp. 35.000, melewati Mataram kota  sekitar  1,5 jam nyampe senggigi langsung di depan Sendok hotel. Check in, ngaso ngaso.... bentar, trus... jalan ke pantai di depan hotel sekitar 300 meter, menikmati sunset ( katanya sih sunset di Senggigi salah satu sunset terbaik yang bisa dinikmati di Indonesia).
Wow... Senggigi penuh manusia, mungkin karena ini hari libur nyepi yaaa dan kebetulan gerhana matahari pula, jadi orang tumpah ruah di pantai. Pantainya sendiri kotor banget...sampah dimana mana,  pasirnya coklat, buanyak banget perahu nelayan di pinggir pantai, jadi malah ngga bisa menikmati sunset dengan nyaman, kecuali mau berjalan jauh ke sebelah  kiri.
walau akhirnya bisa mengabadikan moment sunset yang lumayan bagus, karena Alloh berbaik hati menyingkirkan awan kelabu dari balik matahari, tetap merasa tidak sesuai harapan..
Senggigi terlalu sayang untuk diterlantarkan....
 sunset at senggigi



Hari kedua,
Esok paginya, dengan memesan suttle bus, yang dikenakan tarif per orang Rp. 100.000,- berangkatlah kami ke pelabuhan bangsal, untuk menyeberang ke Gili Trawangan. Jika hanya sendiri, suttle bus lebih murah, tetapi jika  2 atau 3 orang, naik taxi jatuhnya lebih murah. Karena naik suttle bus, maka ticked nyebrang ke Gili pakai publik boat sudah included. Hanya saja, kami tetap harus bayar cidomo ( jika ngga mau jalan kaki sekitar 200 meter) dari pi stop mobil mobil umum ke pinggir pantai ( pelabuhan) untuk naik boat.
Oh ya cidomo itu singkatan dari  cikar dokar bemo... alias dokar yang ditarik kuda . tarif nya Rp. 10.000 per orang.
tetapi orang orang di pelabuhan ini tricky banget, katanya 10.000/orang kalo muat 5 orang, jadi kalo 1 cidomo cuman muat 2 orang kita harus nambah. wuah.... aku males aja berdebat, akhirnya nambah rp. 10.000 untuk dua orang, jadi total rp. 30 .000 untuk berdua naik cidomo ke pinggir pelabuhannya. Ku lihat di sebelah, 3 cewek dari negeri jiran, mencak mencak di palak tarif, karena katanya biaya suttle bus menjanjikan sdh sekaligus dengan seluruh biaya nyebrang ke Gili.
Emang waktu ditawarin awalnya gitu sih... faktanya dilapangan kudu nambah lagi. bisa bisa... turis pada kabur nih.... please..
sekitar 40 menit, publik boat yang memuat sekitar 40 an orang menepi di pantai Gili Trawangan, merupakan Gili terbesar dan terjauh dari 3 gili yg ada di sekitar situ ( gili meno di tengah  dan Gili air paling dekat pelabuhan bangsal.)
 pelabuhan bangsal, full turis


 suasana publik boat
 pelabuhan gili trawangan


berasa seperti di pantai asing , saat menjejakkan kaki ke Gili trawangan, penuh banget dengan turis bersliweran memakai busana ala pantai.  Ini pantai ada di Indonesia atau di negara mana ya.....????
Dengan petunjuk seorang mas mas yang baik hati, kami segera menuju Rose Homestay yang ternyata tidak terlalu jauh dari pantai, cuman butuh 1 belokan sekitar 200 meter dari pantai.
Kamar nya luas, kamar mandinya luas... sayang ngga ada apa apanya lagi. no TV. tapi WIFI lumayan kencang ( lha..keesokan harinya baru minta passwordnya hehehe)


 Rose homestay
 leyeh leyeh at beach

 lost in the island
karena niatnya berjemur di pantai, lupakan TV dan segala Film seri di FOX Crime... ( hobby hobby hobby....)
Di Gili ... asli cuman mo menikmati suasana gili.. pantai .. matahari ....
kami memutuskan ngga ikutan paket keliling pulau, snorkling dll... selain abi yg khawatirnya kepayahan, aku juga males ngga bawa baju renang. Ini bener bener leyeh leyeh di pulau judulnya....
selama 2 hari .....enjoying.... Thanks GOD


Senin, 29 Februari 2016

Mangrove Forest Balikpapan aka SMAN 8 Bpp

Dari WA group SMA  2 minggu yang lalu, ada woro woro, ngajak reunian kecil di Hutan mangrove Balikpapan, yang direncanakan tanggal 27 Februari 2016,. karena itu hari Sabtu, awalnya ngga pengen ikut, karena punya jadwal ngajar di Sabtu sore. tetapi karena "rayuan " sabahat sahabat SMA, akhirnya diputuskan ikut juga reuni ini, dengan catatan ngga nginap di Balikpapan, selesai acara langsung kembali ke Samarinda. 
Sabtu pagi yg alhamdulillah cerah... meluncurlah kami  3  emak emak dengan kendaraan sendiri ke Balikpapan. Sepanjang 110 km ngga berasa , karena ribut ngobrol masa lalu... wuah... mana ada habisnya cerita 3 tahun di SMA. ;-)

Setelah jemput sana jemput sini ( 2 sahabat yang datang dari Jakarta) ,akhirnya kami tiba juga di TKP. SMAN 8 Balikpapan yang terkenal dengan sebutan SMA Mangrove. karena punya mangrove forest 22 ha. di halaman belakang sekolah. wuih.... apa ngga keren tuh.

 tampak depan SMA N 8 Balikpapan

Ternyata hutan mangrove ini deket banget dengan rumah Om ku... di Gn Empat. kok selama ini kalo ke Bpp kita ngga pernah nengok yaaa...??? jalannya ke pantai mulu sih....
 jalan kayu di dalam mangrove forest

Kepala sekolah SMAN 8 ini sohib kami di kelas A1 ( ilmu fisik 29 tahun yang lalu) dan issue nya bakal di promo menjadi kepsek di ex SMA kami ( SMAN 2 Balikpapan)... Hebat  hebat.... congrats deh buat Mas Agus Ikhsan.... 
Setelah makan siang, n sholat djuhur, mulailah kita tracking hutan mangrove... lumayan menguras tenaga,  untuk mengelilingi jalur tracking butuh sekitar 1 jam paling cepat dan 2 jam sambil narsis narsis. sayang kita tracking nya siang siang ( walaupun berada di keteduhan pepohonan bakau) kita jadi ngga ketemu sama hewan hewan eksotis penghuni mangrove forest. salah satunya bekantan.
katanya sih Bekantan ini keluarnya pagi hari dan menjelang petang gitu...

Mangrove Forest ini sangat dijaga kelestariannya, karena merupakan buffer zone untuk menghindari abrasi air laut dan menjadi peyangga juga buat sumber air tawar di sekitar wilayah  Balikpapan. 

Selama kami tracking  n narsis narsis lebay... ada beberapa wisatawan lokal yang juga berkunjung. Biaya masuk gratis. yang penting jangan nyampah sembarangan aja. bagus juga untuk area edukasi bagi murid 2 TKdan SD  agar cinta lingkungan sejak dini.

Alamat lengkap Magrove Forest : Jl. AMD Gunung Empat, RT. 14, Margo Mulyo, Balikpapan Barat, Kalimantan Timur 76131