Senin, 10 Juli 2017

Museum DORAEMON dan MIRAIKAN Tokyo ( part 4)

Buanyak sebenarnya museum layak kunjung di Japan, salah satu yang kami kehabisan ticked adalah Ghibli Museum. !!! hiks hiks...
akhirnya karena faktor waktu dan lagi lagi budget yang cekak, kami memilih 2 museum aja. DORAEMON dan Museum Teknologi MIRAIKAN.
pass masuk museum Doraemon harus di beli di LAWSON, di mesin ticked. jadi ngga bisa ujuq ujuq datang ke museum , trus beli di loket. Ngga bakal di layani. semua yang datang sdh bawa ticked. kami agak repot beli pass masuknya karena ternyata di stasiun Noborito ( sta di mana museum berada), Lawson nya ngga jual ticked museum. jadi terpaksa Mas Tico & Om Didi harus ke sta berikut untuk cari Lawson yang jual ticked. untungnya dapet sebelum kami lelah menunggu. harga pass masuknya sekitar 150 ribuan  Rupiah gitu.
Trus ngga boleh foto foto di museum, di area luar boleh foto puas2.

ini wajib diabadikan, pintu ajaib yang bisa nganter kita ke mana aja ;-)
trus ada ibu2 yang pengen coba sembunyi dari kejaran Giant... wkwkwkwkkkkk

Museum Teknologi MIRAIKAN
terletak di Odaiba, pass masuknya boleh langsung beli di museum. harganya sekitar 180 ribuan, tapi layaklah dikunjungi untuk melihat kemajuan teknologi masa kini.
gedung nya buesarrrrr, kalo ngga salah 4 atau 5 lantai.  lapang sekali, sehingga bisa leluasa explore di museum ini.
sayang kami sdh sore datangnya, jadi ngga bisa lama lama di sini. jam 5 sore museum udah tutup.





dan ada.. ini.... voilaaa

Jumat, 07 Juli 2017

Mahalnya Japan ( part 3)

Kalo ada temen yang masih menyangsikan biaya hidup di Japan, silahkan pergi ke sana dan buktikan...
Japan memang mahal, namun layak dikunjungi !!!
----------------
Untuk makan 1 kepal  onigiri ( dan kadang ngga cukup mengenyangkan)  , kita minimal mengeluarkan 100 yen, jika di kurs menjadi Rp. 12.000,- Nah kalo di Kota kita, dengan duit segitu sudah bisa makan nasi pecel lengkap dengan lauk atau nasi kuning yang bikin kenyang.
untuk air mineral ukuran 500 ml, dibanderol 120-140 yen di mesin mesin penjual minuman yang tersebar sampai gang gang kecil. kalo di kurs kira kira Rp. 14.400,-
Glek... mihil kan...
Jangan kata makan di resto yang bisa ngabisin beribu ribu yen. untuk 1 porsi dinner atau lunch lengkap
Takoyaki dihargai 500 yen sekitar Rp. 60.000, untuk 8 butir yang lumayankecil ;-(

itu ada dorayaki yang per kuenya seharga 30 ribuan, pisang 1 buah ( bukan satu sisir , bisa 12-16 ribu;
telur rebus 10 ribuan satu butir...
 green tea ice cream... 50 ribuan...
nih penampakan takoyaki.... lumayan lah untuk harga 60 ribuan...

Tapi yang paling Gila adalah satu buah jagung rebus di Universal studio osaka di hargai 700 yen  setara dengan Rp. 84.000,-
Yeah... dari pada mati kelaparan ;-(


Disiplin, kebersihan dan ketidakpedulian di Tokyo ( part2)

Bicara Disiplin, ngga ada yang lebih hebat dibanding orang orang Jepang ini
Bicara kebersihan .. apalagi
Padahal mereka bukan muslim
Budaya luar biasa yang berurat akar  menjadikan mereka layak di tiru

tetapi... Ketidakpedulian juga ada di sana
di setiap stasiun, tidak ada tegur sapa,
yang ada sliweran orang menuju suatu tujuan tanpa canda, tawa, tegur dan sapa.
bagai robot2 yang telah di program dengan sangat presisi.

tetapi... ketika kita bertanya kepada mereka,
dengan antusias mereka melayani
walaupun dengan bermodal bahasa tubuh
kepedulian ada untuk mereka yang membutuhkan...
----------------
sooo, ketika menginjakkan kaki di stasiun apapun di tokyo, terlihatlah mana orang orang pendatang dan mana warga lokal. sangat terlihat, mereka berjalan lurus dan sangat tau tujuan nya di hiruk pikuk stasiun yang sebesar 1 kecamatan itu.
Sementara kami, para pelancong, clingak clinguk cari arah, berusaha membaca peta dalam hurup kanji, semakin bingung, berusaha membaca google maps dan akhirnya keberanian bertanya pada seseorang yang bisa ditanyai...


antri.. sudah menjadi tradisi
dan antri harus satu persatu tidak bergerombol dan tidak heboh sendiri


shibuya cross.... ratusan orang menyeberang  di 4-5 cross pada satu kesempatan
entah dari mana munculnya orang2 ini..

kebersihan di publik area, layak diacungi jempol.. tidak ada sampah sedikitpun...
amazing rasanya, apalagi dibanding kampung sendiri
sedih rasanya

Kamis, 06 Juli 2017

Dream Traveling - JAPAN ( part 1)

Alhamdulillah... ya Allah akhirnya engkau beri kami kesempatan menjejakkan kaki di tanah Mu yang lain...
---------------------------------------------------------
2 tahun yang lalu, ketika semua persiapan sudah beres, tinggal seminggu lagi mo berangkat ke negeri sakura ini, ternyata Allah berkehendak lain, batal dan hangus semua ticked.
Tapi rupanya Allah Maha Luar biasa, penundaan dua tahun yang lalu menjadikan  kali ini bisa berangkat dengan semua keluarga dan menjadi perjalanan yang membahagiakan...
Maha Besar Allah...
-------------
Ketika 8 bulan yang lalu ada promo Garuda direct ke Tokyo 2,8 juta, aku tawarin adikku yang ternyata antusias dengan rencana ini , tetapi sehari kemudian ticked sdh jadi 3 juta. Oke lah kami issued langsung. untuk 8 orang.
Pulangnya lewat mana belom tau... yang penting punya ticked pergi dulu. nekad memang. Mulai susun itinerary, karena mereka belom pernah backpackeran , semua pada nunut aja dengan rencana yang ku susun, ada beberapa ide destinasi yang dijadwalkan sesuai permintaan. Total perjalanan kami 10 hari , 8 hari di Tokyo, Hakone, Kyoto, Osaka dan 2 hari terakhir di KL.
Bukan hal yang mudah menyusun itin dengan singkatnya perjalanan dan keinginan untuk menjelajahi semua tempat di jepang.dan keuangan yang pas pas an ;-)
anak anak ganteng yang mo menjelajah japan... lets go...Boy..
Terminal 3, bersiap Garuda Soeta - Haneda Tokyo

Senin, 20 Februari 2017

Camping di Lamaru Beach on the End of year 2016

Hah? mo camping  di pinggir pantai ? Ngga salah rencanakah ?
------------------------
Akhir tahun 2016, ketika budget traveling sdh tidak bersisa untuk kemana mana, jadilah kami memutuskan untuk camping di Lamaru Beach yang terletak di kota kesayangan Balikpapan.
Agar tidak terkesan merayakan tahun baru ( yang sdh kami yakini ngga boleh di rayakan dengan cara cara kekinian) maka kami memutuskan akan camping di tanggal 30 Desember dan tanggal 31 siap berkemas untuk pulang untuk selanjutnya tidur di Rumah kehangatan keluarga besar Sukardi.

Segala persiapan, dari 3 tenda yang siap di pasang, logistik alian keperluan makan  1 mobil ( padahal cuman nginap semalam, segala macam di bawa dari singkong siap goreng, mantau, sate sosis, ayam siap bakar, jagung , rujak dan berbagai cemilan....) pokoknya seperti mo nginap seminggu lah !!!

ba'da sholat jum'at berangkat lah kami ke Lamaru Beach, sekitar 30 Km dari rumah karang jati dengan 2 mobil. Udara cerah.... tiba di pantai cukup banyak orang ternyata yang berkunjung di hari jum'at.
Dengan berbekal ilmu pramuka mulailah kami mendirikan kemah
Taraaaaaa... jadilah 3 tenda menghadap tepi pantai...
Tenda orange nampak buruk, karena salah pasang   wkwkwkwkkkk

Menjelang sore, satu persatu pengunjung mulai meninggalkan pantai.... Timggal kami tersisa , menikmati keheningan pantai dan sunset sendiri... Serasa pantai milik pribadi...

magrib menjelang, kami bersiap siap menyalakan api unggun dan pesta barbeque.... langi nampat kelabu, yang ternyata pertanda hujan mulai mengundang....
Batallah menggelar pesta barbeque.... akhirnya kami ngungsi ke mushola untuk makan malam ( untung sdh bawa makanan siap hidang  dari rumah.
penampakan mushola yang jadi tempat ngungsi .

dengan harapan besar hujan akan berhenti, kami menunggu, sambil makan malam di mushola ini, Ruangan cukup besar, nyaman bisa tiduran... ternyata... hujan bahkan bertambah deras dan bahkan ditambah angin kencang...
telp2 berdering untuk menanyakan kabar kami yang lagi camping di tepi pantai, karena katanya di pusat kota terjadi hujan badai.
Untunglah di sini hanya hujan biasa... Akhirnya "" lah kami di mushola sampai menjelang dini hari keesokan harinya...  Sungguh... " camping" yang anehhhh.... hehehhe...
akhirnya.... nyempung di laut sepuasnya, saat matahari belum terik... Untung keesokan harinya cuaca cerah...
pesta barbeque jadi bisa digelar.

saat nya pulang..................

Rabu, 30 November 2016

Cerita di Angkot

Pagi ini, Kamis 1 Desember 2016 ( 1 Robiul awal 1438 H)
Cerita di angkot,
(Sebelum naik angkot, mbatin di dalam hati duh.. ini uang kecil cuman cukup 2 x angkot, padahal untuk sampe kantor perlu 3 x angkot. ). terpaksa harus tuker uang dulu nih daripada pagi pagi di pelototin supir, karena bayar pake pecahan besar.
Ketika naik angkot, sudah ada 2 ibu ibu di dalamnya, 3 menit kemudian, salah seorang ibu stop di depan sebuah sekolah
" ini pak.." katanya seraya menyodorkan ongkas angkot Rp. 5000 ke arah supir.
Si supir menjawab," ngga usah bu..."  (dengan gerakan tangan menolak angsuran uang dari si ibu) sejenak si Ibu tertegun dan akhirnya menarik kembali tangan yang terangsur. "terimakasih pak..." ujarnya.
Aku yang berada di kursi belakang, mbatin... penumpang itu mungkin kenalannya atau tetangga si supir, sehingga di gratisin gitu.
6 menit kemudian, sang supir stop dan berkata : kantor post ya bu...
 " oh iya, jawabku" , ternyata sudah sampai di tujuan .
 "ini pak " , kusangsurkan tanganku memberikan ongkos kepadanya"
"Oh ngga usah Bu...."
 Hah????!!! aku yang dari tadi kepo ( pake mbatin dalam hati)  segera bertanya
 " kenapa Pak , saya ngga boleh bayar? "
Iya bu, ini kan tanggal 1, nah setiap tanggal 1  saya gratisin penumpang yang pergi pagi ini,
Nanti kalo sore ibu pulang kerja dan ketemu saya lagi, ibu boleh bayar
haahhhhh?????
Subhanalloh... semoga Berkah ya Pak....
di perhentian selanjutnya. Allah memberi rejeki tumpangan  gratis lagi  (seorang sahabat nyamperin dengan kendaraannya)
Akhirnya... cukuplah uang kecil yang ada di dompet,  sampai di kantor, bahkan berlebih,....
Masya Allah.... Alhamdulillah...

Jumat, 18 November 2016

TurkiYe Trip (part 8) One a moment at Travertine Pamukale

Pamukalle berada sekitar 20-25 Km  dari stasiun bus Propinsi  Denizli, kota kecil yang tenang, dengan keistimewaan Catton Castle nya alias Travertine dan reruntuhan hierapolis ( peninggalan jaman romawi )

Wikipedia says :
Pamukkale, yang berarti "benteng kapas" dalam bahasa Turki, adalah sebuah situs alam di Provinsi Denizli di Turki barat daya. Kota ini berisi air panas dan travertine, mineral karbonat yang ditinggalkan oleh air yang mengalir. Ini terletak di wilayah Turki Aegea dalam, di lembah Sungai Menderes, yang memiliki iklim sedang untuk sebagian tahun.
Yunani-Romawi kuno dan kota Bizantium dari Hierapolis dibangun di atas "benteng" putih yang secara keseluruhan panjangnya sekitar 2,700 meter (8,860 ft), lebar 600 m (1,970 ft) dan tinggi 160 m (525 ft). Hal ini dapat dilihat dari bukit-bukit di sisi berlawanan dari lembah di kota Denizli, 20 km jauhnya.



Menginap di kota ini pada masa low season, cukup menyenangkan dengan harga yang bersahabat dan pelayan paripurna ( antar jemput ke stasiun bus free...


ini katanya sih Kolam pemandian nya ratu tercantik di kekaisaran Romawi.. air nya mengandung banyak mineral yang bikin awet muda dan memukau...
mengundang untuk nyebur....

kalo yang di bawah ini taman antara situs hierapolis dan travertine
patung ayam adalah lambang Propinsi Denizli, so.. harus di dokumentasikan nih :-)

Untuk berkeliling situs ini kami ikuit daily tour 70 TL per orang, termasuk lunch bintang 4 dan visit jewellery shop... biasa ... promosi promosi